Om Swastyastu..
permisi, numpang ngeksis lagi.. 
keren euy bahasannya.. ikutan belajar ya.. 
udah lama ga aktif jadi ga tau perkembangan kepemimpinan di KMHDI sekarang, khususnya di Surabaya.. 
masalah kepemimpinan dalam organisasi, saya lebih suka yang demokratis saja, karena itu sejatinya lebih banyak memberikan peluang anggota dan pengurusnya untuk berkembang.. 
hanya, dengan tingkat kesadaran pengurus yang rendah, model kepemimpinan ini juga susah susah gampang susah untuk diterapkan..
saya sendiri merasakan seperti apa yang diutarakan bung gendam..
ketika suatu proker tak berjalan, apa yang terjadi? ya sudah ga jalan terus sampai tiba waktunya evaluasi..
tanggung jawab masing2 orang masih kurang.. (termasuk saya tentunya
)..
reward dan punishment (kalau ada) juga tidak berdampak signifikan..
mungkin, tipe otokrasi lebih sesuai untuk kondisi seperti ini.. (mungkin)..
tapi, saya juga mau tanya ni ma temen2, apa tipe kepemimpinan otokrasi juga sesuai dengan semangat kaderisasi KMHDI ya? 
shermangat!! 